Archive

Posts Tagged ‘Alquran’

Jeritan sang hamba

July 18th, 2009

Kemanakah kalian ketika Al-Quranul karim memohon agar di baca dan menjadi pegangan hidup oleh kalian sehingga diapun menjerit “Ya Abdullah(hamba Allah), aku sedih dan aku malu dimana kaum yahudi saja begitu lengket dengan kitab mereka di manapun mereka berada sedangkan aku, aku di tinggal dan di campakkan, aku hanya menjadi penghias dan penghantar debu di rumah kalian. Aku sering di lecehkan oleh banyak kaum dan kaumku hanya bisa melihat tanpa bisa membela aku, setidaknya bukan untuk aku tapi untuk Allah dan Rasul kalian!”

Kemanakah kalian ketika malam menyelimuti bumi dan keheningan malam menemani tidurmu sehingga malampun menjerit “Ya Abdullah, tidakkah kau sadar bahwa malam ini ada Tamu Istimewa yang datang turun ke Bumi kalian? Dia tidak minta apa-apa melainkan hanya ingin menatap, mendengar dan mengabulkan doa-doa bagi siapa saja yang pada malam ini menyadari fitrah sebagai seorang hamba dan menangis untuk mengemis kasih akan ridha-Nya. Oleh karena itu, Kum (bangunlah)! atas nama Tuhanmu yang Maha Pengampun lagi Maha Bijaksana”

Kemanakah kalian ketika para kaum fuqara wal masakin(fakir dan miskin) hanya memohon sisa uang dari jerih payah kalian sehingga mereka menjerit dalam hatinya “Ya Abdullah, bukan maksud kami ingin memeras dan meminta-minta sebagian dari harta kalian dan sungguh jalan ini tidak kami sukai tapi bukankah ini bisa membantu kalian membangun istana di surga nanti?bukankah dengan ini bisa menunda murka Allah kepada kalian?dan bukanlah ini yang menjadi alasan kami untuk meminta-minta dan jika ada yang lebih baik dari pada ini maka kami akan lakukan itu. Semoga Tuhan selalu memberikan kami kesabaran dan memberikan keikhlasan kepada hati kalian semua yang telah berbagi dengan kami.”

Kemanakah kalian ketika adzan telah menggema dan pertanda bahwa Allah memanggil kalian sehingga lengkungan nada adzan menjerit “Ya Abdullah, kenapa kalian tidak kesini(masjid)?bukankah Tuhan kalian telah memanggil kalian, apakah ada yang lebih baik dari itu?aku malu, ketika kalian begitu semangat dan begitu bergegas ketika kalian di panggil oleh atasan kalian dan terus bagaimana dengan panggilan ini?apakah di hati kalian panggilan ini tidak lebih menarik dari pada panggilan atasan kalian? Demi Dzat yang hidup kalian ada di tangan-Nya, ini bukan panggilan yang biasa tapi ini panggilan bagi mereka yang rindu akan maghfirah-Nya. Jadi bersiap dan bergegaslah karena panggilan ini begitu indah.”

dan kemanakah kalian ketika Masjid Al-Aqsha memohon pertolongan kalian sehingga dia menjerit “Ya Abdullah, ada di manakah engkau??dimanakah generasi Umar Al-Faruq dan Saad bin Abi Waqash??dimanakah para pemuda yang menghafal surat Al-Anfaal??kenapa kalian hanya bisa menonton??Demi Tuhan yang pernah menjadikan diriku menjadi kiblat kedua, datanglah kemari untuk memerangi mereka yang telah berani melecehkan aku ini dan aku rela jika aku di banjiri dengan warna merah darah syahidmu wahai pejuang Allah setidaknya jika bukan karena aku tapi setidaknya karena Allah dan Rasul kalian!”

Untitled , ,

Keajaiban keseimbangan kata dalam Al-Qur’an

July 31st, 2008

Al-Qur’an adalah sebuah kitab yang sangat luar biasa. Kitab suci umat Islam ini berisi ayat2x yang diturunkan Allah kepada nabi Muhammad SAW untuk disampaikan kepada seluruh umat manusia. Al-Qur’an telah terbukti sebagai kitab yg tak lekang terhadap jaman. Setelah diturunkan sekitar 1400 tahun lalu, tidak satupun ayat2x di dalamnya yang berubah, semuanya masih sama persis seperti aslinya saat diturunkan pada nabi Muhammad SAW dan dibukukan oleh para sahabatnya. Al-Qur’an yg beredar sekarang isinya juga masih sama dengan Mushaf Utsmani (pembukuan Qur’an pada jaman khalifah Utsman bin Affan), dan masih tetap relevan untuk diimani oleh umat Islam pada jaman modern sekarang ini.

Read more…

Fiqh, Islam